Nostalgia dengan Angka

Sabtu, 24 Oktober 2015 kala itu menjadi hari dimana saya dan beberapa teman saya diwisuda. Rasa capek selama dua tahun kuliah rasanya telah terbayar sudah. Mungkin dalam postingan lain saya akan tentang perjalan kuliahku sampai diwisuda.

Singkat cerita, setalah wisuda saya mencari kerja dimana-mana dan akhirnya takdir mengatakan saya kembali ke kampus untuk menjadi Staff Penerimaan Mahasiswa Baru--tepatnya menjadi Customer Service. Kontrak kerja selama delapan bulan itu sangat berarti buat saya. Ada banyak pelajaran yang saya ambil. Mungkin nanti juga akan saya ceritakan lebih panjang di postingan lain.. hhe.. 

Pagi itu, ketika masih bekerja sebagai Customer Service, handphone saya tiba-tiba berdering. Ternyata dosen saya sewaktu kuliah pada beberapa mata kuliah. Namanya Pak Yoyok Suryo Kuncoro, mantan direktur di sebuah bank.

Beliau menawarkan untuk bekerja sebagai Financial Consultant. Dalam beberapa percakapan dengan beliau, akhirnya saya mengiyakan. Dan hari ini menjadi hari pertama buat saya mengikuti training sebelum nanti ujia untuk mendapatkan lisensi.

Seru! Karena ternyata di kelas itu bukan hanya anak anak muda seusia saya yang notabene adalah freshgraduate atau berpengalaman kurang dari satu tahun. Justru di kelas itu hanya saya dan dua orang teman saya yang masih tergolong muda. Ada bapak bapak berusia 64 tahun, pensiun pegawai negeri sipil--dosen di salah satu universitas dari background arsitktur. Ada juga seorang bapak yang berasal dari background geologi--sebelumnya kerja di abu dhabi. Wow.. kataku dalam hati.

Training itu dimulai kurang lebih dari jam 9.00 sampai jam 17.00. Nostalgia dengan angka angka yang pernah saya pelajari sebelumnya di bangku kuliah. Masih ada tiga hari lagi training.. Saya berharap bisa mengikutinya sampai akhir. Hingga saya benar benar menguasai salah satu instrumen investasi ini dan menjadi awal kesuksesan karir saya di bidang keuangan.

Ya seperti itu, mungkin cerita ini akan berlanjut besok.. terimakasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan komen.. :)
Dari kiri: Kholil, Sena, Fariz

Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Nostalgia dengan Angka"